Namun sepertinya hal ini sudah menjadi tradisi setiap tahunnya, tradisi yang akan terus memburuk seiring dengan perkembangan globalisasi. Dampak negatifnya lagi tradisi ini akan semakin parah jika tidak dilakukan pencegahan sejak dini. Tradisi ini akan semakin berevolusi setiap tahunnya, merusak kepribadian remaja kita, dan bisa saja merusak fungsi dan tujuan Bangsa Indonesia yang sudah ada di UUD 1945 saat ini.
Untuk menjadi sebuah negara maju tidak cukup dengan mengelola dan mengatur inflasi secara tepat dan benar tetapi memang yang terutama dan paling utama adalah Pendidikan akhlak dan moral remaja dini, seperti yang sudah saya tulis disini. Saat ini Pendidikan akhlak dan moral remaja di Indonesia bisa dikatakan masih kurang maksimal karena masih banyak sekali kasus-kasus kriminalitas yang aktor, aktris, maupun figurannya adalah remaja-remaja itu sendiri. Bahkan menurut survei yang saya lakukan secara langsung dan tidak langsung masih banyak para remaja yang kondisinya sangat mengkhawatirkan dan membutuhkan bimbingan yang tepat serta efisien. Di saat seperti ini peran pemerintah sangat besar menentukan akan kemana kita melangkah di tahun 2015 ini. Pemerintah harus berani bersatu dan membahas masalah ini dengan sangat serius, karena Indonesia tidak ingin Generasi Emas menjadi Generasi PHP(Pemberi Harapan Palsu).
APAKAH AKAN TERJADI PERUBAHAN BESAR DI TAHUN 2015 KHUSUSNYA BAGI NEGARA TERCINTA REPUBLIK INDONESIA?
Hal ini mungkin saja akan terjadi jika semua elemen masyarakat bersatu membentuk sebuah prinsip dan pegangan baru yang akan kita genggam bersama-sama sepanjang tahun 2015 ini, sehingga segala ancaman yang dapat merusak ideologi dan mental anak bangsa dapat teratasi dengan baik.
Revolusi di tahun 2015 tidak dapat dilakukan hanya dengan menutup lembaran dan problem-problem yang terjadi di tahun 2014 dan membuka lembaran baru begitu saja. Dibutuhkan koreksi terhadap lembaran-lembaran yang janggal di tahun 2014 untuk selanjutnya menjadi pertimbangan dan koreksi awal di tahun 2015. Inilah yang seharusnya dilakukan oleh setiap kita(pribadi lepas pribadi, elemen masyarakat, lembaga-lembaga, bahkan pemerintah sekalipun) jika ingin menjadi pribadi yang lebih terang di tahun 2015. Merayakan tahun baru itu tidak ada salahnya, tetapi marilah mencoba merayakan tahun baru dengan mengoreksi apa saja visi dan misi yang belum tercapai di tahun sebelumnya sebab itu sangatlah penting jika dibandingkan dengan pesta-pesta yang berujung pada sebuah anarkisme.
SELAMATKAN
GENERASI EMAS BANGSA INDONESIA DI TAHUN 2015.
PRAY FOR NEXT GENERATION OUR.


0 comments:
Post a Comment