Mulailah membaca hal-hal yang positif saat ini, karena itu akan membangun kepribadian yang baik dalam dirimu

Tuesday, January 2, 2018

Mengenal Sosok Wanita Dibalik Gagahnya Sang Saka Merah Putih



(sindoNEWS.com)

Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di kawasan ASEAN serta dunia. Di bawah langit katulistiwa, Merah Putih berkibar sepanjang daratan yang membentang dari Sabang sampai Merauke. Tak kenal panas terik dan juga hujan badai, Engkau tetap berkibar tinggi menghiasi cakrawala nusantara. Namun, tidakkah kita semua tau, siapa tokoh dibalik kokohnya Sang Saka Merah Putih?
Ternyata sejarah telah lahir dari sosok wanita berwajah manis rupawan bernama Ibu Fatmawati. Beliau tak lain merupakan pasangan hidup dari presiden pertama Republik Indonesia, Ir.Soekarno. Dari tangan kreatif beliau, terciptalah rajutan bendera Negara Indonesia, Merah Putih yang berkibar mengiringi proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia tercinta. Fatmawati Soekarno lahir di kota Bengkulu pada Senin, 5 Februari 1923. Beliau lahir dari pasangan r H.Hassan Din dan Siti Chadidjah. Ayahnya, H.Hassan Din merupakan seorang pegawai perusahaan Belanda, Bersomij di daerah Bengkulu. Namun karena ingin aktif di kegiatan Muhammadiyah, ayah Fatmawati memutuskan keluar dari perusahaan Belanda itu dan memilih membuka usaha sendiri. Semenjak itulah Keluarga Fatmawati sering bernomaden ke sejumlah kota di daerah Sumatera bagian selatan.
Menyingkap lebih dalam lagi, ternyata ayah Fatmawatin Hassan Djin merupakan keturunan dari kerajaan Inderapura Mukomuko. Ayah Fatmawati termasuk keturunan ke-6 dari kerajaan Putri Bunga Melur. Fatmawati kecil terkenal sebagai sosok yang cantik, sederhana, serta bijaksana. Awal kisahnya dengan bung Karno tidak semulus membalikkan telapak tangan. Ir. Soekarno kala itu masih memiliki seorang pasangan hidup yang bernama Bu Inggit. Namun cinta dan rahasia hati menjawab segalanya tanpa mengindahkan waktu yang terus bergulir. Bung Karno akhirnya secara resmi memikat Ibu Fatmawati dengan tali pernikahan pada 1943.
Pada 1 Juni 1943, Ibu Fatmawati ditemani oleh kedua orang tuanya beserta Bung Karno bertolak ke Jakarta melewati jalan darat. Di Jakarta Ibu Fatmawati mendampingi sang suami memperjuangkan kemerdeka Republik Indonesia. Kedua pasangan romantis ini dianugerahi lima orang anak, yaitu Guntur, Mega, Rachma, Sukma, dan Guruh. Namun waktu mengubah segalanya, hadirnya sosok wanita misterius lain bernama Hartini mengubah kisah cinta mereka berdua. Hingga akhirnya berpisah dan Bung Karno mencintai seorang wanita lain bernama Hartini.
Ketika era sebelum kemerdekaan kita mengenal sosok Ibu Kartini sebagai pejuang emansipasi wanita, di era proklamasi ini kita mengenang seorang wanita bernama Ibu Fatmawati. Saat proklamasi kemerdekaan berlangsung di halaman rumah  Ir. Soekarno, jalan Pegangsaan Timur No.56 Jakarta, pada 17 Agustus 1945, ada peristiwa sejarah dimana bendera yang berkibar saat itu merupakan karya dari tangan Ibu Fatmawati. Yang kemudian bendera Merah Putih menjadi bendera nasional Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bendera pusaka ini masih tersimpan dengan baik hingga sekarang di Monumen Nasional (Monas) Jakarta. Perannya sebagai penjahit memang terlihat minor, namun tanpa kehadiran dirinya mustahil Merah Putih akan mengudara dari gennerasi ke generasi selama 72 tahun.

0 comments:

Post a Comment

Popular Posts

Recent Posts

Unordered List

Text Widget

Sample Text

Definition List

Pages

Powered by Blogger.

Blogger templates

Blogger news

Popular Posts